Minggu, 03 Februari 2013

KONSEP E-BUSINESS


Section 2
Lingkungan Bisnis


              Lingkungan bisnis adalah sesuatu yang mempengaruhi aktifitas bisnis dalam suatu lembaga organisasi atau perusahaan. Dalam lingkungan bisnis dapat diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu  :
1.    LINGKUNGAN INTERNAL
Dalam lingkungan Internal segala sesuatu di dalam orgnisasi / perusahaan yang akan mempengaruhi organisasi / perusahaan tersebut.Lingkungan Internal jugadipengaruhi oleh beberapa faktor,yakni Tenaga kerja (Man), modal (Money),material / bahan baku (Material), peralatan/perlengkapan produksi (Machine), serta metode (Methods).Lingkungan internal ini biasanya digunakan untuk menentukan Strength(kekuatan) perusahaan, dan juga mengetahui Weakness (kelemahan) perusahaan.
2.     LINGKUNGAN EKSTERNAL
Lingkungan Eksternal diartikan segala sesuatu di luar batas-batas organisasi/perusahaan yang mungkin mempengaruhi organisasi/perusahaan. Lingkungan eksternal dibagi menjadi 2, yaitu :
a)      Lingkungan Mikro. Dimana dalam sebuah perusahaan dapat melakukan aksi – reaksi terhadap faktor – faktor penentu Opportunty (peluang pasar) dan juga Threat (ancaman dari luar). Faktor – faktor yang mempengaruhi, yaitu Pemerintah,pemegang saham(shareholders),kreditor,pesaing, Publik, perantara, pemasok dan konsumen.
b)      Lingkungan Makro. Dimana perusahaan hanya dapat merespon lingkungan di luar perusahaan.Faktor – faktor yang mempengaruhi : Lingkungan ekonomi, lingkungan teknologi, lingkungan politik hukum (pemerintahan), lingkungan sosial kultur, lingkungan global, lingkungan bisnis, teknologi dan informasi

     Alvin Toffler pernah mengemukakan bahwa dunia (termasuk bisnis) mengalami beberapa kali gelombang perubahan. Perubahan tersebut mencakup :

ü Era agraria tradisional ( 8000 SM-1700 ) Revolusi hijau
    Gelombang perubahan pertama terjadi berkaitan dengan REVOLUSI PERTANIAN. Suatu periode dalam sejarah peradaban sekitar 8.000 tahun sebelum masehi sampai sekitar tahun 1700-an. Dengan Revolusi Pertanian, teknologi yang muncul selama periode ini termasuk alat pengungkit, alat penggerek, alat derek dan alat penjepit yang dirancang untuk memperbesar/meningkatkan sumberdaya energi terbarukan yang berasal dari tenaga manusia, hewan, angina, matahari dan air.
ü Era industrialisasi ( 1700-1970 ) Revolusi Industri
    Gelombang perubahan kedua merujuk pada REVOLUSI INDUSTRI dan memakan waktu selama periode pembangunan sejak 1700an hingga kini. Periode ini mengakhiri dominasi peradaban pertanian dan mengawali industrialisasi masyarakat. Teknologi yang diperkenalkan pada gelombang ini umumnya berdasarkan pada mesin elektromekanik yang digerakkan oleh bahan bakar fosil yang tidak terbarukan, menyebabkan perubahan secara luas dalam meningkatkan masyarakat. Contoh-contoh teknologi ini meliputi : mesin uap, kendaraan bermotor dan listrik. Keluarga menjadi lebih kecil, beralih pekerjaan dari lahan-lahan pertanian ke pabrik-pabrik, dan pendidikan beralih dari pendidikan di rumah menjadi pendidikan yang terorganisir di dalam kelas.
ü  Era informasi dan komunikasi ( 1970-2000 ) REVOLUSI INFORMASI.
    Jaman ini berdasarkan sistem elektronika yang membantu mempercepat komunikasi, perhitungan, dan penyebaran informasi. Ketersediaan teknologi secara luas seperti komputer, telekomunikasi, robot, dan bioteknik juga telah meninggalkan tanda-tanda pada karakteristik sosial masyarakat. Perubahan mendasar dalam perilaku sosial sekarang dapat dilihat seperti pada organisasi angkatan kerja, pendidikan pemuda serta keberagaman dalam bentuk keluarga.

Dalam perekonomian Industrial dikenal dengan Paradigma Ekonomi Industrial dan Paradigma Ekonomi Network.

Ciri-ciri dari Paradigma Ekonomi Industrial & Paradigma Ekonomi Network

Paradigma Ekonomi Industrial memiliki ciri-ciri, yakni Masterman berpendapat bahwa paradigma adalah sebuah 'gambaran' konkret dari sesuatu, katakanlah A, yang digunakan secara analogis untuk menjelaskan sesuatu yang lain yang juga konkret, katakanlah B.Paradigma adalah sebuah konstruksi yang dapat diketahui; sebuah “artifak". Dengan begitu paradigma ekonomi industrial dapat diartikan gambaran konkret tentang system ekonomi pada masa industri dalam arti masih tradisional. Pada dasarnya Paradigma Ekonomi Industrial organisasinya terstruktur dgn baik sedangkan network bisa diartikan sebagai sesuatu yang cair(tidak beraturan).
Paradigma Ekonomi Network memiliki ciri-ciri di dalam organisasi paradigma Ekonomi Network  lebih rapi, karna di dalam bisnis mempunyai suatu aktifitas yang dapat berkerja sama antar perbisnis, dalam TI jika tidak ada kebersamaan antar pembisnis maka kebanyakan bisnis tersebut akan hancur. Contoh’y aspek TI yang ada di Indonesia yang sangat berantakan(kasus indosat), aspek hukum yg lemah pada indosat.

Perbedaan serta hubungan antara industrial economy paradigm dan networked economy

       Adapun perbedaan serta hubungan antara industrial economy paradigm dan networked economy, yakni perbedaannya adalah cara kerjanya sebab industrial lebih tradisional di bandingkan networked, dapat dikatakan industrial sebelum adanya e-business dan networked adanya e-business. Hubungannya adalah sama-sama mendukung perekonomian

Industri Ekonomi : vertically integrated firms,Strategic positionning bisiness strategy,Bereaucratic organnization
Network Ekonomi : Industry changes rapidly, Virtually intergrated firms/industries, Relationship are increasingly based less-structured.

Proses perubahan paradigma bisnis dari industrial ke networked economy berdasarkan contoh perusahaan yang telah menerapkan e-business.

Berikut ini adalah penerapan E-Businness tentang perubahan paradigma pada sebuah perusahaan bisnis.
Contohnya Garuda Indonesia.
        Akibat dari pesatnya perkembangan Teknologi Informasi (TI) dimana proses proses dalam value chain dapat memisahkan diri untuk menjadi entitas bisnis tersendiri. Bisnis yang berdiri sendiri tersebut kemudian tidak hanya melayani proses bisnis dari value chain dalam bisnis asalnya tapi juga dapat melayani proses bisnis dari value chain pada bisnis yang berbeda.
Jadi proses perubahan paradigma ini demi terciptanya suatu perubahan cara kerja dari suatu perusahaan tersebut dimana proses perubahan ini lebih menunjang keberhasilan perusahaan tersebut dalam kesuksesannya.

Referensi :
Sosiologi dan Politik oleh Syahrial Syarbaini Hal 44
Alvin Toffler, The Third Wave, London, Pan Books Ltd, 1981
Hasil diskusi dalam kelas (Rabu,23/01.2013)

KONSEP E-BUSINESS


Section 1
E-Business vs E-Commerce

Apa itu E-Business dan E-Commerce??

      E-Business atau Electronic Business merupakan Sebuah proses yang terdiri atas semua jenis pertukaran melalui media elektronik dengan pelanggan, pemasok maupun operasi dan komunikasi bisnis internal. Sedangkan E-Commerce atau bisa disebut dengan Electronic Commerce dapat diartikan sebagai sebuah lingkungan digital yang memungkinkan transaksi komersial terjadi di antara banyak organisasi dan individu.
     Pada umumnya E-Commerce berarti transaksi yang terjadi dalam internet dan web. Transaksi Komersial melibatkan pertukaran nilai (Misalnya Uang) melintasi batas-batas organisasi atau individu sebagai imbalan atas barang dan jasa.


Apa perbedaan antara E-Businnes dan E-Commerce??

Perbedaan antara E-Business dan E-Commerce dapat dilihat dari beberapa hal, yakni :
·             E-business lebih luas cangkupannya sedangkan pada e-commerce hanya merupakan satu aspek atau  satu bagian dari e-busines.
·             E-commerce hanya mencakup transaksi bisnis seperti membeli dan menjual barang dan jasa melalui internet.
·             E-commerce pada prinsipnya melibatkan perdagangan yang lebih melekatkan pada transaksi uang sedangkan dalam e-business dapat dikatakan sebagai “batasan” dalam arti batasan tersebut berupa pembayaran, pengiriman, dan faktur.
·             E-business melibatkan pemasaran, perancangan produk, evaluasi layanan konsumen, dll

Apa keunggulan dan manfaat dari E-Business serta pengaruh TI??

     Adapun perbedaan antara E-Businnes dan E-Commerce, berikut ini merupakan keunggulan dari E-Business.Keunggulan serta manfaat dari E-Business meliputi :
1)     Pertama E-Business memperpendek jarak transaksi.
2)     Persyaratan aset fisik yang sedikit.
3)     Biaya transaksi yang lebih rendah.
4)      Fleksibilitas minimal.
5)     Memperluas jangkauan bisni serta  lebih efektif.
     Dalam Perkembangan TI yang semakin maju seperti saat ini. Dalam dunia bisnis, perkembangan TI sangat berdampak besar bagi dunia perbisnisan. Dengan teknologi yang semakin berkembang, dunia bisnis juga semakin lebih kreatif dalam menciptakan inofasi-inofasi yang sangat beragam.
Dalam dunia bisnis peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perbisnisan  secara elektronik atau dikenal sebagai E-Business E-Business adalah Sebuah bisnis yang menggunakan media jaringan komunikasi melalui internet.

E-commerce atau kita bisa sebut dengan perdagangan elektronik merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, serta lowongan pekerjaan.


Apa  manfaat E-business bagi perusahaan??
            Pengaruh serta peranan E-Businnes bagi perusahaan diantaranya :
1)   Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global, sehingga perusahaan bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih pemasok terbaik, dan menjalin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok.
2)   Menekan biaya menyusun, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan mengakses informasi berbasis kertas (paperbased information).
3)   Memungkinkan perusahaan mewujudkan bisnis yang sangat terspesialisasi.
4)   Menekan biaya persediaan dan overhead dengan cara memfasilitasi manajemen rantai nilai bertipe “pull”, yang prosesnya berawal dari pesanan pelanggan dan menggunakan pemanufakturan just-intime (JIT).
5)   Memungkinkan perusahaan untuk menerapkan mass customization terhadap produk dan jasanya.
6)   Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk/jasa.
7)   Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis.
8)   Menekan biaya telekomunikasi.
9)   Manfaat-manfaat lainnya, seperti citra yang lebih baik, layanan pelanggan yang lebih bagus, proses yang lebih sederhana, mitra bisnis yang baru, waktu siklus dan pengiriman yang lebih singkat, akses terhadap informasi yang lebih luas, biaya transportasi yang lebih murah, dan fleksibilitas yang lebih tinggi.
10) Fenomena jejaring (internetworking) memaksa perusahaan untuk bekerja sama dengan berbagai mitra bisnis untuk dapat menawarkan produk atau jasa secara kompetitif, sehingga kontrol kualitas, harga, dan kecepatan penciptaan sebuah roduk atau jasa kerap sangat ditentukan oleh faktorfaktor luar yang tidak berada di dalam kontrol perusahaan.

Contoh Penerapannya!!

       I.          www.tokobagus.com

       Toko Bagus merupakan fasilitas gratis bagi user pembeli yang ingin  membeli ataupun menjual barang dan jasa. Fasilitas ini gratis tentu lebih baik dan lebih bagus jika di bandingkan dengan pemasangan iklan atau membuat sebuah toko online sendiri. Karena selain user tidak di kenakan biaya, proses pasang iklan pada toko bagus pun bisa berlangsung sangat cepat karena pemasang iklan bisa langsung memasang iklannya sendiri di toko bagus. Serta sang penjual telah memberikan rincian yg lengkap agar pembeli dapat menghubungi penjual tersebut.
     II.          www.kaskus.co.id

        Kaskus  termasuk forum jual beli. Forum jual beli tersebut diberlakukan system e-commerce karena transaksi elektronik. Untuk memudahkan kaskus memberikan transaksi online yang mudah yang dinamakan kaskus e-pay.
-Garuda Indonesia

        Garuda Indonesia merupakan maskapai penerbangan terbesar dan terbaik di Indonesia yang telah menerapkan e-business dalam supply chain management.
   III.          www.berniaga.com

        Dalam berniaga.com masih dikenal dengan metode COD alias Cash On Delivery,sehingga pembeli lebih percaya kepada penjual.Tujuan tak lain berniaga.com adalah untuk mendekatkan kepada pembeli dan membangun kepercayaan.


Daftar Pustaka
Romney, Marshall B. 2006. Accounting Information System. Jakarta : Salemba Empat.

Edisi10,LAUDON.Management Information System.SalembaEmpat hal 48

Rama, Jones , Sistem Informasi Akuntansi 2  hal 237

Stephane Garelli, Menjadi No. 1 di Abad ke-21 hal 156

www.wikipedia.com