Selasa, 26 Maret 2013

KONSEP E-BUSINESS


Section 4
Infrastruktur E-Business

Apa itu Infrastruktur dan E-Business??

Infrastruktur adalah segala struktur yang berwujud fisik yang digunakan untuk menopang keberjalanan kegiatan masyarakat sehingga dapat menekan inefisiensi dari aktivitas masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Pengertian E-Business atau definisi e-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik.

Jadi, apa itu Infrastruktur E-Business??

Infrastruktur E-Business adalah suatu topangan yang digunakan untuk berjalannya suatu proses bisnis.

Layer Infrastruktur E-Business

Layer Infrtastruktur E-Business antara lain :
ü   E-Business services Applications :  CRM. SCM, data mining, CMS
= Lapisan paling atas yang langsung berinteraksi dengan user
ü   Systems Software : Perangkat lunak web browser, web server, jaringan, dan DBMS
= Lapisan yang mana di dalamnya terdapat sistem – sistem yang mendukung aplikasi agar dapat berjalan dengan baik seperti web browser, server software, software jaringan, sistem manajemen database, dan lain sebagainya.
ü   Transport or Network : Standar transpor/jaringan (TCP/IP)
= Lapisan yang mengatur jaringan dan transportasi data (TCP / IP).
ü   Storage/Physical : Penyimpanan magnetik, backup optik, RAM
= Lapisan di mana mencakup penyimpanan data baik yang tersimpan di dalam penyimpanan magnetis di dalam server web ataupun media penyimpanan sementara (RAM).
ü   Content and Data : Konten web intranet, ekstranet, Internet; data pelanggan, data transaksi,data clickstream.
= Lapisan yang mencakup isi dari data yang tersimpan seperti data konsumen, data transaksi dan lain sebagainya.

4 Tahap Evolusi e-business serta pengaruhnya

Tahap Inform
Pada tahap awal ini, yang biasanya terjadi adalah adanya unit – unit kecil di dalam perusahaan yang mulai mencoba membangun program – program kecil (software) berbasis internet. Contohnya adalah pengembangan homepage yang menampilkan profil organisasi di internet, atau membangun website yang isinya adalah produk – produk dan jasa – jasa yang ditawarkan perusahaan kepada pelanggannya, atau sebuah situs yang berisi berita – berita mutakhir di bidang tertentu yang berkaitan dengan tugas sebuah unit perusahaan, dan lain – lain. Biasanya hal – hal kecil ini berasal dari ide salah satu atau sekelompok orang di unit organisasi terkait karena yang bersangkutan memiliki pemahaman dan pengalaman di bidang internet.

Tahap Automate
Tahap berikutnya adalah mencoba untuk mengintegrasikan beberapa unit di dalam perusahaan yang masing – masing telah mengimplementasikan konsep kecil e-business. Yang menjadi dasar penggabungan modul – modul ini biasanya adalah sebuah rangkaian proses yang saling berhubungan. Contohnya adalah proses pengajuan anggaran dari masing – masing unit ke divisi keuangan. Melaui aplikasi atau modul situs yang lebih dinamis (berbasis database), setiap unit memasukkan rencana anggarannya ke dalam sebuah aplikasi dan bagian keuangan secara otomatis menerima konsolidasi anggaran dari seluruh unit yang ada di perusahaan.

Tahap Integrate
Tahap selanjutnya dari pengembangan aplikasi e-business adalah mengintegrasikan proses bisnis perusahaan dengan perusahaan atau entiti –entiti lain yang ada di luar perusahaan. Bedanya dengan automate yang lebih menekankan pada target efektivitas, pada integrate tujuan utama perusahaan adalah meningkatkan dan mengembangkan kinerja perusahaan secara signifikan. Level integritas proses bisnis antara perusahaan dengan pihak luar pada tahapan ini sangat tinggi; bahkan tidak jarang dibutuhkan sesuatu manajemen integrasi proses bisnis yang online dan real – time. Contoh yang kerap dipakai untuk mengilustrasikan tahap ini adalah aplikasi “package delivery tracking” yang dimiliki Federal Express maupun DHL yang memungkinkan pelanggan melalui komputernya (internet) melacak situs pengiriman paketnya (yang bersangkutan dapat mengetahui posisi terkini dari paket yang dimaksud).

Tahap Reinvent
Tahap terakhir di dalam evolusi dapat secara efektif diimplementasikan jika ada perubahan paradigm mendasar dari manajemen perusahaan, terutama yang berkaitan dengan cara mereka melihat bisnis yang ada. Tahap ini dinamakan sebagai “reinvent” kerena perusahaan yang telah memiliki pengalaman sukses menerapkan e-business pada tiga tahap sebelumnya ditantang untuk mendefinisikan ulang mekanismedari model bisnisnya dengan berpedoman pada peluang – peluang usaha baru yang ditawarkan oleh e-business.

Tahap perkembangan dari Tahun 1950-an sampai saat ini dan pengaruh terhadapE-Business

1)   Awal Tahun 1950-1960
Perkembangan Teknologi Informasi yang masih terdapat,dan hanya menemukannya adanya Komputer digital dan penerapan e-business masih belum terlihat.
2)   Tahun 1960-1972
Ray Tomlison, menciptakan Email tapi bentuk e-business pada saat ini belum telihat
3)   Tahun 1973-1997
Pada tahun ini, Internet diperkenalkan lewat TCP/IP dan terus berkembang sehingga kita mengenal dengan sebutan Protokol Jaringan, tetapi bentuk e-business belum terlihat.
4)   Tahun 1997
E-business sudah terlihat dari Louis Gerstner yang menyampaikan pendapatnya tentang pemasaran yang lebih kreatif.
5)   Tahun 1999-2000
Pada tahun ini e-business lebih terkkenal dengan e-comerce, sehingga e-comerce sangat berkembang pesat ada tahun ini.
6)   Tahun 2000- Sekarang
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, E-business pun mengalami nbanyak perkembangan dan lebih mendorong e-business dalam penerapan secara cepat.

Kendala serta tantangan pemanfaatan TI pada e-Business saat ini

• Infrastruktur telekomunikasi yang masih terbatas dan mahal
• Delivery channel
– Pengiriman barang masih ditakutkan hilang di jalan.
– Ketepatan waktu dalam pengiriman barang
– Jangkauan daerah pengiriman barang
• Kultur dan Kepercayaan (trust)
• Security
• Ketidakjelasan hukum
– Digital signature
– Uang digital / cybermoney
– Status hukum dari paper-less transaction

Trend perkembangan TI  kedepan serta manfaatnya bagi E-Business 

Tren perkembangan TI berdasarkan tahap evolusi seperti yang dibahas pada nomor 3 yaitu Tahap Reinvent karena tahap terakhir itu merupakan tahap dimana perusahaan dapat menawarkan berbagai jenis produk atau jasa yang belum pernah terfikirkan sebelumnya,yang pada akhirnya dapat merubah bisnis inti yang sedang digelutinya.
Memahami tren bisnis masa yang akan datang merupakan faktor yang sangat penting sekali untuk dipertimbangkan sebelum membangun suatu bisnis. Tren e-business akan menjadi salah satu faktor keberhasilan apakah suatu bisnis akan diterima ketika dijalankan. Agar bisnis ini sukses maka langkah awal yang harus dipertimbangkan adalah membaca sinyal-sinyal yang ada dalam masyarakat untuk menangkap tren yang sedang berkembang dan memprediksi tren di masa yang akan datang.
Kejelian dalam membaca tren tersebut telah memberikan peluang untuk merumuskan suatu strategi dalam menjalankan bisnis.
Salah Satu contohnya adalah Cloud Computing.

Apa itu Cloud Computing??

Cloud Computing adalah Komputasi awan atau Cloud Computing merupakan teknologi terkini dimana user dapat mengunakan produk / service dengan berbasis internet.

Apa manfaat dari Cloud Computing??

Manfaat Cloud Computing antara lain :
1. Hemat Biaya
Pengunaan teknologi Cloud Computing membantu para perusahaan untuk menghemat biaya dalam hal-hal berikut ini :
-Mengurangi biaya infrastrukur kebutuhan komputer
-Pengurangan biaya Listrik
-Tidak perlu membeli software dasar untuk aplikasi
-Mengurangi tenaga IT Profesional sehingga menghemat biaya perawatan.
2. Meningkatnya Kapasitas
-Kapasitas cloud computing memang tergantung pada biaya sewa, namun teknologi cloud computing bisa menyimpanan data pada cloud computing lebih besar daripada komputer pribadi.
3. Availability
Availability berarti cloud computing mempunyai jaminan dapat diakses 7 x 24 jam dari mana saja dan kapan saja.
Teknologi Cloud Computing memang sekarang lagi tren dalam dunia bisnis karena mampu memberikan solusi bagi perusahaan-perusahaan untuk penghematan biaya dan kemudahan dalam berbisnis.

Reverensi :
Aplikasi E-Commerce , Hal 2-9
http://psut.edu.jo/sites/raad/eBusiness_notes/Chapter%2003.pdf



Tidak ada komentar:

Posting Komentar